SURAT TERBUKA UNTUK RASULULLAH

* Pengantar

Surat ini dipublikasikan di blog ku yang di blogger, berhubung lagi ada kendala dan masalah teknis maka akhirnya saya putuskan untuk mempublikasikan surat ini di blog ini. Hal ini dikarenakan surat ini saya ingin ikut sertakan dalam lomba surat terbuka yang diadakan oleh mbak kimi, semoga saja bisa menang dan dapet buku. Kenapa nulisnya untuk Rasulullah, sok agamis, sok alim, dan sok suci…??? Bukan begitu karena surat ini saya tulis karena menyangkut pertanyaan saya selama ini, dan memang alamat orang yang ditanyai yaitu Rasullulah SAW sendiri. So, yuk cekidot…>>>

Surat Terbuka

10552597_818467881506088_2188231431907949435_n

Dear Rasulullah Sallalahu Alaihi Wassalam

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Yaa Rasulullah aku ingin sekali dari kemarin menuliskan surat untuk engkau, tapi yang ku tahu engkau tak bisa baca dan menulis juga tidak mengerti bahasa Indonesia, sedangkan bahasa arabku sungguh mengerikan, orang Inggris bilang ‘really terrible worse’. Namun bagaimana, aku tak kuasa menyimpan gejolak hati ini, semoga kelak Allah SWT membantuku untuk menyampaikan surat ini dan beserta isinya kepadamu, amiiinnn. Duh Yaa Rasul, kau tahu sesungguhnya aku tak patut menulis surat ini, krena aku yakin dan sadar aku masih banyak dosa, khilaf, sholatpun masih tak tertib, bukannya aku sok suci, andai engkau tahu, dari dulu hingga sekarang memiliki 1 pertanyaan yang ingin ku sampaikan padamu langsung, 1 pertanyaan dari aku masih kecil hingga dewasa ini.

Mengenai pertanyaan ini, bkannya aku sangsi atas segala sabdamu, tapi aku justru yakin se-yakin-yakinnya bahwa engkau memang benar dan selalu benar, aku hanya ingin membuktikan saja kepada umat-umatmu yang lalai bahwa engkau memang benar dan selalu benar.

Aku ingat dulu waktu aku masih SD, pertama kali aku menyukai serial film china, hal ini karena kakak sepupuku juga sanagt menyukainya jadi akupun ikut menyukainya. Hal ini jugalah yang menyebabkanku ingin pergi ke China suatu saat nanti. Dan waktu SD pula pertamakali juga aku pernah mendengar kalimat, ‘Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China’. Kau tahu yaa Rasul saat itu aku langsung jatuh cinta dengan kalimat diatas, awalnya kupikir kalimat diatas merupakan peribahasa dari guru-guru doang yang menginginkan para siswanya termotivasi untuk belajar, tak terbesit sedikitpun bahwa itu berasal dari kalimat muliamu. Dan sejak itu pula keinginan untuk pergi ke China mulai tumbuh, walau aku tak tahu bagaimana mewujudkannya dengan otakku yang bodoh dan dungu ini. Mustahil, sangat. Tidak mungkin, pasti. Duh, Ya Rasul, aku sungguh menginginkan itu.
Seiring bertambahnya umurku, saat aku bersekolah di Aliyah, aku ingat sekali waktu itu aku masih duduk di kelas 2 Madrasah Aliyah, seorang ustads ku pernah menjelaskan tentang kalimat diatas yang baru aku tahu itu merupakan hadist shohih yang berasal dari kaliamt muliamu. Kalimat asalnya yaitu, ‘Uthlubul ilma walau bisshin’ kalao diterjemahkan ke dalam bahasa inggris, kurang lebih seperti ini, ‘Seek knowledge, even unto China”. Jika engkau saat ini masih bersama kami, engkau akan menemukan kalimat diatas diberbagai akun jejaring sosialku, yang menandakan bahwa aku sungguh ingin mewjudkan dan ingin mengikuti perintahmu, sungguh, walaupun aku tak tahu bagaimana mewujudkannya.
Yaa Rasul, dulu waktu Aliyah itu Ustadku pernah menjelaskan, bahwa hadist diatas, ditafsirkan bahwa kita harus menuntut ilmu hingga jauh, karena jarak antara negara Arab dan China itu jauh, dan perjalanan menuju ke China itu membutuhkan waktu yang sangat lama juga menempuh jalur yang berbahaya, karena sepanjang perjalanan ke China, jalur yang digunakan dipenuhi oleh perampok, hewan berbisa, dan juga daerah yang kering. Makannya bagaimanapun juga walau sesulit apapun ilmu itu harus dicari. Yaa Rasul kau tahu apa reaksiku mendengar penjelasan Ustadsku diatas, pertama kali yang ku lakukan adalah bertanya, “Mengapa Baginda Rasulullah tidak menyuruh saja menuntut limuke Indonesia, Ustads, kan Indonesia lebih jauh dari China, selain itu perjalanannya juga lebih sulit dan menantang, kan kalau dari Arab ke Indonesia harus lewat jalur darat dan jalur lauan, pastikan lebih sulit ketimbang dari Arab ke China yang cuman lewat jalur darat…??? Ustadkupun menjawab dengan menambahkan tafsir kedua dari hadist tersebut. Ustadku bilang tafsir ke 2 mengatakan, bahwa saat itu, saat engkau pertama kali mengatakan kalimat mulia tersebut, kebudayaan Chinalah yang paling maju pada waktunya. Jadi para umat muslim diwajibkan menuntut ilmu kesana.
Aku pun tak puas dengan jawaban itu, bukannya aku sangsi dengan hadistmu, tidak, aku yakin dan percaya bahwa hadistmu berlaku untuk sepanjang zaman, aku yakin itu. Tentang masalah jarak, sekarang bisa ditempuh dengan pesawat yang tentu saja jarak dan waktu tak jadi masalah, dan lagi bebas ancaman perampok dan binatang buas. Tentang masalah kebudayaan China yang maju pada waktu itu, bukankah sekarang yang paling maju ialah budaya barat, dan lagi seluruh umat manusia telah tahu bahwa universitas terbaik di dunia ini ialah universitas Harvard. Sekali lagi bukannya aku sangsi dengan hadist dan tafsir diatas, aku yakin seyakin yakinnya bahwa ada ‘sesuatu’ yang tersembunya yang tentusaja berlaku sepanjang zaman. aku ingin tahu apakah ‘sesuatu’ tersebut, untuk membuktikan bahwa engkau benar dan selalu benar.
Kau tahu yaa Rasul, aku selalu menanyakan hal ini kepada siapa saja yang ‘ilmu agamanya’ mumpuni menurutku. Aku pernah bertanya hal ini kepada temanku yang sangat agamis sekali. Katanya, hadist diatas menggambarkan bahwa umat islam bebas meuntut ilmu kapada siapa saja, bahkan kepada orang kafir sekalipun, kita diperbolehkan menuntut ilmu, tak hanya menuntut ilmu kepada umat islam saja. Tapi itu belum menjawab pertanyaanku, menjawab makna ‘sesuatu’ itu, aku sungguh ingin tahu yaa Rasul, mengapa engkau menyuruh kami menuntut ilmu hingga ke China, kenapa tidak ke yang lain…??? pasti ada sesuatunya kan, ‘sesuatu’ yang sering diebut dengan ‘faktor X’ itu. Yaa Rasul aku mohon jawablah 1 pertanyaanku ini… aku mohon.
Tak hanya itu saja, aku lanjutkan bertanya kepada Bapakku, bapakku yang bekerja sebagai guru PAI (Pendidikan Agama Islam) pastilah tahu, fikirku. Bapakku menjawab, sama seperti guruku, bahwa pada masa itu kebudayaan Chinalah yang paling maju, sehingga Rasulullah meyuruh umatnya untuk belajar hingga ke China. Yaa Rasul tentu saja hal ini belum dapat menjabab pertanyaanku diatas.
Kau tahu yaa Rasul dalam setiap sujudku, sholatku, do’aku, di sepertiga malamku, pertanyaan diatas serta harapanku agar dapat menuntut ilmu hingga ke negeri China selalu dan terus kupanjatkan, tak lelah-lelah, juga terus berusaha mempelajari bahasa mandarin lewat film-film mandarin agar bisa lulus tes HSK. Karena yaa Rasul les bahasa mandarin itu biayanya sungguh sangat tinggi dan mahal, bapakku pun mungkin tak akan bersedia, karena kebutuhan hidup menuntut untuk dipenuhi ketimbang kebutuhan tersier tersebut.
Yaa Rasul pada akhirnya aku mendapatkan satu titik terang atas pertanyaan yang sedari aku masih memakai seragam merah-putih, hingga sekarang telah terjawab. Pada malam 1 Ramadhan di saat sholat Tarawih pertama di Masjid Al-Amin kampungku, pertanyaan itu akhirnya mendapatkan jawabannya. Bahwa ada hadist lain yang mengatakan di akhir zaman orang-orang bermata sipit dan berkulit putihlah yang menguasai ilmu pengetahuan, maka dari itu umat islam dianjurkan untuk menuntut ilmu hingga ke China.
Yaa Rasul terimakasih selama ini engkau telah memberikan arahan, peringatan, ajaran yang berkasih sayang, serta tak henti-hentinya memotivasiku langsung. Ingin sekali aku menuliskan surat ini dan memberikannya langsung kepadamu, ke makammu di kota Madinah sana, tapi yaa Rasul, kami belum mampu untuk pergi mengunjungi makammu, aku harap di masa yang akan datang Allah SWT masih memberiku kesempatan untuk menziarahi dan memberikan surat ini kepadamu. Aku harap Allah SWT mau membacakan dan memberitahu isi surat ini, amiin. Sekian surat ini aku sampaikan kepadamu duhai Rasulullah salah dan sholatwatku tak henti-hentinya kupanjatkan untuk engkau, agar engkau mau menolongku di akhirat kelak, aminn yaa rabbal alaim.
Salam Cinta dari Putri Aries Safitri
Waasalamualaikum, Wr. Wb.

 

Note*

Surat ini ditulis untuk Rasulullah, dalam rangka mengikuti lomba dari Mbak Kimi.

MARHABAN YA RAMADHAN

885-cute-ramadhan-background

Ramadhan… Marhaban Ya Ramadhan… Bulan penuh maghfirah, ampuanan, dan bulan dimana terdapat itkum minannaar (ditutupnya pintu-pintu neraka). Di bulan ini semua orang islam baik kaya maupun miskin semua melaksanakan ibadah puasa. Tanpa pandang bulu, tanpa pandang status sosial, semua orang yang ber-KTP dan beragama wajib melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh hanya di bulan Ramadhan.

Bersyukurlah kita masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk masih dapat bertemu bulan Ramadhan di tahun ini, cobalah tengok, sanak family, teman dan kenalan yang setahun lalu masih dapat bertemu dengan bulan ini, saat ini mereka telah mendahului kita.

Alhamdulillah… Alhamdulillah… Allah SWT masih memberikan kita karunia berupa dipertemukanya kembali kita di bulan yang penuh berkah ini. Belum tentu tahun depan kita masih diberikan kesempatan yang sama untuk bertemu dengan bulan ini, maka selagi kita masih dalam suasana bulan Ramadhan dan masih dapat mengalami bulan ini, maka marilah kita manfaatkan kesempatan ini untuk beribadah kepada Allah SWT.

KANKER PART I

 crukmig_1000img-12350

Kanker, penyakit ini merupakan penyakit nomor wahid yang harus diwaspadai dan juga merupakan penyakit yang paling ditakuti di seluruh penjuru dunia. Kanker merupakan, pembunuh nomer 1 di negara berkembang, dan juga pembunuh ke-3 besar di seluruh dunia setelah penyakit jantung. Definisi kanker sendiri ialah, suatu penyakit yang di sebabkan oleh tumbuhnya sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan di sekitarnya atau menularkannya melalui peredaran darah, dan peredaran getah bening. Gejala penyakit kanker sendiri berbeda-beda sesuai tempat dimana ia tumbuh. Sedangkan untuk diagnosis awal penyakit kanker ini biasanya dilakukan tindakan yang disebut dengan biopsi, yaitu suatu pembedahan ringan pada tubuh yang diindikasikan tumbuhnya sel kanker. Jika kanker sejak dini telah terdeteksi, dan juga dilakukan tindakan-tindakan awal, maka bisa saja kanker ini disembuhkan. Namun dalam kenyataannya kanker pada tahap stadium awal sulit sekali terdeteksi dan juga terlihat gejala-gejalanya, setelah memasuki stadium lanjut baru akan terlihat gejala-gejalanya. Tentu saja jika kanker ini pada stadium lanjut baru terdeteksi, maka resiko kematiannya akan semakin besar. Kebanyakan penyakit kanker menyebabkan kematian pada pasien yang menderitannya. Kanker identik dengan tumor, tumor adalah massa jaringan yang tidak normal, atau banyak orang-orang menyebutnya sebagai “daging tumbuh”. Tumor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tumor “jinak” (tumor yang tidak bersifat kanker), dan tumor “ganas” (tumor yang bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyebar ke jaringan-jaringan di sekitarnya dan juga ke organ-organ lain memalui peredaran getah bening dan juga peredaran darah.

Jenis-jenis Kanker

Jenis-jenis kanker yang telah dikenal saat ini yaitu :

  • Karsinoma

Yaitu jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus, sel melamin, payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pangkeas, dan esofagus.

  • Limfoma

Yaitu jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan limfa, lacteal, limfe, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang belakang. Limfome spesifik terhadap penyakit Hodgkin (kanker pada kelenjar limfa dan kelenjar limfe).

  • Leukemia

Kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel darah normal.

  • Sarkoma

Yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada di permukaan tubuh seperti jaringan ikat, termasuk sel-sel yang ditemukan di otot dan di tulang.

  • Glioma

Yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia (jaringan penunjang) di susunan syaraf pusat.

  • Karsinoma In Situ

Yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif (kelainan atau luka yang belum menyebar).

Itulah sedikit ulasan mengenai penyakit kanker, semoga bermanfaat.

CINTA ITU FITRAH

Danbo_loves_you__by_BeciAnne

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Q.S. Al-Rum [30] : 21)

Kita manusia biasa yang memiliki cinta. Tiada yang salah karena cinta adalah anugerah. Justru cintalah yang memanusiakan manusia, mewarnai kehidupan dan menerbitkan harapan. Tiada masalah ada cinta pada manusia dan tiada pernah pula Allah SWT karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa. Allah SWT turunkan cinta agar dua insan dapat bersama dalam satu bahtera asa.

Cinta adalah pemberian Allah kan karunia-Nya. Allah menanamkan rasa cinta pada jiwa kita sebagai bentuk dari rasa cinta-Nya kepada kita agar kita berfikir tentang-Nya. Allah menjadikan rasa cinta antara jenis yang berlawanan, sama seperti Allah jadikan rasa cinta manusia terhadap apa-pun yang diinginkan di dunia.

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Q.S. Ali Imran [3] : 14)

Lebih tinggi lagi dari itu, Allah SWT menjadikan rasa cinta dan kasih sayang sebagai tanda bagi orang yang beriman.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. (Q.S. Maryam [19] : 96)

Cinta bagi manusia adalah bagian dari fitrah, bagian dari naluri-naluri, al-ghara’iz. Al-Ghara’iz adalah naluri-naluri yang tidak dapat diindra mata, namun terdapat pada manusia dan ia menuntut pemenuhan.

Al-Ghara’iz bisa jadi naluri untuk mempertahankan eksistensi dan berorientasi pada diri sendiri (gharizah baqa’), seperti rasa ingin dihargai, takut bila merasa terancam, dan lainnya. Bisa pula naluri untuk melanjutkan keturunan (gharizah nau’), seperti rasa sayang terhadap orangtua dan anak, saudara, ataupun lawan jenis. Bisa pula mewujud dalam naluri untuk menyucikan sesuatu (gharizah tadayyun), seperti rasa takjub saat melihat sesuatu yang agung ataupun naluri beragama itu sendiri.

Cinta sebagaimana yang telah dibahas adalah gharizah nau’. dan sebagaimana naluri-naluri yang lain, ia menuntut pemenuhan. Maka wajar saat seseorang sudah baligh, ia mulai merasakan naluri ini. Bukan sebagai tanda yang salah, namun sebagai indikasi bahwasannya ia sudah siap melanjutkan keturunan manusia.

Bila cinta adalah karunia Allah SWT, mustahil Allah SWT mengaruniakan sesuatu yang buruk. Cinta bisa dimaknai sebagai potensi maksiat, juga bisa dimaknai sebagai potensi taat. Cinta itu bebas nilai lagi netral.

Makna cinta itu luas, maka jangan disempitkan dengan syahwat, kasih sayang itu terlalu tinggi untuk direndahkan hanya dengan baku maksiat. Islam adalah agama yang mengajarkan cinta kasih. Cinta dari seorang suami kepada istrinya dan sebaliknya, dari ayah-bunda ke anak dan sebaliknya, sesama saudara, sesama manusia, dan seterusnya.

Islam tidak pernah mengharamkan cinta, Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridor yang semestinya. Islam mengatur bagaimana menunaikan cinta kepada orangtua, cinta kepada saudara seiman, kepada sesama manusia, juga tentu cinta kepada lawan jenis. Bila kita bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah pernikahan yang dengan sumuanya cinta jadi halal dan penuh keberkahan.

KEISTIMEWAAN WANITA

GambarBerbahagialah wahai saudari-saudariku, engkau yang dilahirkan sebagai wanita. Wanita itu ialah sebuah keindahan, bahkan Islam sendiri amat-sangat menjaga keindahan itu dengan cara menyuruh segenap umat islam wanita untuk memutup aurat. Bahkan Islam menjunjung tinggi derajat wanita dibanding laki-laki. Tentu saja kita sebagai wanita diberikan keistimewaan dari Allah SWT untuk dapat mengandung dan melahirkan anak, hal ini membuktikan bahwa wanita itu kuat. Memang jasad kita lebih lemah jika dibandingkan laki-laki, tapi tahukah kau hai saudariku, bahwa kita sanggup memberikan sejuta kasih sayang dan sejuta cinta untuk anak-anak kita dan juga untuk orang-orang yang kita sayangi, yang terkadang seorang laki-laki pun tak sanggup untuk menandingi dalamnya kasih sayang seorang wanita. Dan berikut keistimewaan-keistimewaan seorang wanita yang bersumber dari beberapa ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist-hadist shahih :

  1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda, ”Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
  2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
  3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah .Dan orang yang takutkan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
  4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam syurga.
  5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah.Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.
  6. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
  7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
  8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.
  9. Daripada Aisyah r.a.” Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
  10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
  11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga solat dan puasanya.
  12. Aisyah r.a berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab Rasulullah SAW “Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah SAW, “Ibunya.”
  13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang ia dikehendaki.
  14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
  15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya,maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
  16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
  17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
  19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

Nah, itulah bebrapa keistimewaan wanita dalam Islam, Subhanallah….. menjadi seorang wanita itu merupakan karunia terindah dari Tuhan, wahai saudari-saudariku…. Maka dari itu berbanggalah menjadi seorang wanita, dan percayalah bahwa kita seorang makhluk yang istimewa dimata Tuhan, wahai saudariku… Ingat bahwa wanita itu perhiasan dunia, bukan racun dunia……

HAKIKAT WANITA

Gambar

Seorang wanita tercipta dari rusuk Lelaki, Bukan dari
kepala untuk dijadikan atasan, Bukan dari kaki untuk
dijadikan bawahan, Tapi dari rusuk, dekat dengan
hati, dijaga dan dilindungi!

Seorang wanita butuh Lelaki yang tegas bukan keras, Lelaki
yang melindungi bukan over protektif, Lelaki yang
penyayang bukan posesif, Lelaki yang bertanggung
jawab bukan pembual, Lelaki yang ringan tangan bekerja bukan ringan tangan memukul!

Ya, Rusuk, Rusuk yang akan patah jika terlalu diluruskan, begitu juga dengan wanita, akan patah dan terjatuh bila terlalu ditekan. Jika dibiarkan bengkok, maka bisa jadi rusuk akan merusak organ-organ yang dilindunginya, begitu juga dengan wanita, jika dibiarkan bengkok, maka ia kan menjadi sosok yang tak terkendali.

Ya, Rusuk… Rusuk yang melindungi “Hati” Hati adalah sisi paling peka dalam diri manusia, Hati adalah simbol cinta, Saat rusuk terjaga, maka terjagalah hati dan cinta.

Hati cuma satu, Tak seperti ginjal yang bisa disumbangkan, Hati tidak!

Hati perempuan cuma satu, untuk Lelaki yang bisa melindungi dan memberikan kenyamanan baginya!

KASIH SAYANG ALLAH SWT KEPADA HAMBANYA

Gambar

Tatkala kita mendapatkan suatu musibah atau cobaan dari Allah, terkadang kita merutuk, mengeluh atau bahkan menyalahkan Allah. Disaat orang-orang terdekat kita dipanggil-Nya, terkadang kita menangis dan menyalahkan Tuhan sedemikian rupa. Bahkan bilang bahwa, “Tuhan itu tidak adil…..” Tahukah saudaraku bahwa tindakan diatas sama sekali tidak dibenarkan, ingatkah kita pada suatu ayat Al-Qur’an  yang berbunyi, “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya…..” Yaa benar jika kita diberi cobaan, cobaan itulah yang dipandang Allah mampu untuk kita tanggung. Apa buktinya…??? Buktinya ketika kita mendapat cobaan, kita tidak seketika itu matikan hanya gara-gara mendapat cobaan itu. Ingat bahwa cobaan adalah ujian untuk naik tingkatan yang lebih tinggi derajatnya dimata Tuhan. Apa kita mampu untuk naik tingkat ataukah kita gagal dalam ujian itu, itu semua dilihat dari cara kita melewati cobaan itu. Jika kau tahu saudaraku, Allah itu menyayangi hambanya melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Buktinya saat kita lahir kita tidak meminta diberi, mata, hidung, bibir dan seluruh anggota tubuhkan…??? Tapi kenapa Allah memberi kita itu semua….??? Karena Allah begitu sangat menyayangi kita. Apa-apa yang tidak kita minta saja diberi-Nya, apalagi semua yang kita pinta kepada-Nya. Aku ingat dulu ketika duduk dibangku MAN, guruku pernah bilang bahwa. “Semua do’a itu pasti diijabah (dikabulkan) oleh Allah, jika do’a kita belum dikabulkan sekarang, maka pasti suatu saat nanti akan dikabulkan, bisa saja do’a kita dikabulkan saat itu juga, nanti atau bahkan di akhirat kelak, satu yang pasti do’a itu pasti dikabulkan-Nya. TITIK. Jika kita dapat merasakan dan mengetahui, pasti kita akan lebih memilih do’a-do’a kita dikabulkan kelak saat diakhirat kelak.” Tuhan itu maha adil saudaraku, Dia tidak memberi kita apa yang kita inginkan, tetapi memberi apa yang kita butuhkan.

Tuhan itu satu, TITIK tidak ada yang sanggup menandingi dan sanggup untuk mengugguli-Nya. Bukti Tuhan itu satu dan keberadaan Tuhan itu nyata, dapat diibaratkan dengan rasa sakit. Yaaa tatkala kita ditampar seketika itu juga kita merasakan sakit akibat tamparan itu, rasa sakit itu nyata, dan kita merasakannya. tetapi kita tidak mampu melihat bentuk atau wujud dari rasa ‘sakit’ itukan. Nah begitu juga dengan Tuhan, kita tidak mampu melihat wujud Tuhan, tetapi kita mampu merasakan kehadirannya di hati kita. Bila ada pertanyaan begini, “Aku tidak merasakan keberadaan Tuhan dihatiku.” Maka jawabanya adalah, karena hatimu dipenuhi dengan maksiat dan tertutup dengan dosa serta diselimuti dengan kabut atheisme, bagaimana kamu bisa merasakan Tuhan jika hatimu dipenuhi dengan hal-hal diatas….??? Maka langkah terbaik untuk merasakan Tuhan yaitu dengan dekat dan mendekat dengan-Nya. Mendekatkan diri kepada Allah dan meninggalkan segala larangannya. Niscahya kita kan mampu merasakan keberadaan Tuhan di hati kita. Ingat bahwa Tuhan itu lebih dekat dengan urat leher kita, itulah sebabnya tatkala kita berdo’a kita dilarang untuk mengeraskan suara atau berteriak-teriak, karena Tuhan sudah dekat dengan kita, tidak perlu berteriak, Tuhan itu mendengar kita. TITIK. Tuhan itu maha pendengar, ia tidak tidur barang sedetikpun. TITIK.

Nah itulah sedikit coretan dihari ini, semoga bermanfaat dan mampu menambah keimanan kita kepada Allah SWT, amiiiiiiiiiiiiiinnnnn………………..