CINTA ITU FITRAH

Danbo_loves_you__by_BeciAnne

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Q.S. Al-Rum [30] : 21)

Kita manusia biasa yang memiliki cinta. Tiada yang salah karena cinta adalah anugerah. Justru cintalah yang memanusiakan manusia, mewarnai kehidupan dan menerbitkan harapan. Tiada masalah ada cinta pada manusia dan tiada pernah pula Allah SWT karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa. Allah SWT turunkan cinta agar dua insan dapat bersama dalam satu bahtera asa.

Cinta adalah pemberian Allah kan karunia-Nya. Allah menanamkan rasa cinta pada jiwa kita sebagai bentuk dari rasa cinta-Nya kepada kita agar kita berfikir tentang-Nya. Allah menjadikan rasa cinta antara jenis yang berlawanan, sama seperti Allah jadikan rasa cinta manusia terhadap apa-pun yang diinginkan di dunia.

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Q.S. Ali Imran [3] : 14)

Lebih tinggi lagi dari itu, Allah SWT menjadikan rasa cinta dan kasih sayang sebagai tanda bagi orang yang beriman.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. (Q.S. Maryam [19] : 96)

Cinta bagi manusia adalah bagian dari fitrah, bagian dari naluri-naluri, al-ghara’iz. Al-Ghara’iz adalah naluri-naluri yang tidak dapat diindra mata, namun terdapat pada manusia dan ia menuntut pemenuhan.

Al-Ghara’iz bisa jadi naluri untuk mempertahankan eksistensi dan berorientasi pada diri sendiri (gharizah baqa’), seperti rasa ingin dihargai, takut bila merasa terancam, dan lainnya. Bisa pula naluri untuk melanjutkan keturunan (gharizah nau’), seperti rasa sayang terhadap orangtua dan anak, saudara, ataupun lawan jenis. Bisa pula mewujud dalam naluri untuk menyucikan sesuatu (gharizah tadayyun), seperti rasa takjub saat melihat sesuatu yang agung ataupun naluri beragama itu sendiri.

Cinta sebagaimana yang telah dibahas adalah gharizah nau’. dan sebagaimana naluri-naluri yang lain, ia menuntut pemenuhan. Maka wajar saat seseorang sudah baligh, ia mulai merasakan naluri ini. Bukan sebagai tanda yang salah, namun sebagai indikasi bahwasannya ia sudah siap melanjutkan keturunan manusia.

Bila cinta adalah karunia Allah SWT, mustahil Allah SWT mengaruniakan sesuatu yang buruk. Cinta bisa dimaknai sebagai potensi maksiat, juga bisa dimaknai sebagai potensi taat. Cinta itu bebas nilai lagi netral.

Makna cinta itu luas, maka jangan disempitkan dengan syahwat, kasih sayang itu terlalu tinggi untuk direndahkan hanya dengan baku maksiat. Islam adalah agama yang mengajarkan cinta kasih. Cinta dari seorang suami kepada istrinya dan sebaliknya, dari ayah-bunda ke anak dan sebaliknya, sesama saudara, sesama manusia, dan seterusnya.

Islam tidak pernah mengharamkan cinta, Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridor yang semestinya. Islam mengatur bagaimana menunaikan cinta kepada orangtua, cinta kepada saudara seiman, kepada sesama manusia, juga tentu cinta kepada lawan jenis. Bila kita bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah pernikahan yang dengan sumuanya cinta jadi halal dan penuh keberkahan.

3 thoughts on “CINTA ITU FITRAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s