KASIH SAYANG ALLAH SWT KEPADA HAMBANYA

Gambar

Tatkala kita mendapatkan suatu musibah atau cobaan dari Allah, terkadang kita merutuk, mengeluh atau bahkan menyalahkan Allah. Disaat orang-orang terdekat kita dipanggil-Nya, terkadang kita menangis dan menyalahkan Tuhan sedemikian rupa. Bahkan bilang bahwa, “Tuhan itu tidak adil…..” Tahukah saudaraku bahwa tindakan diatas sama sekali tidak dibenarkan, ingatkah kita pada suatu ayat Al-Qur’an  yang berbunyi, “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya…..” Yaa benar jika kita diberi cobaan, cobaan itulah yang dipandang Allah mampu untuk kita tanggung. Apa buktinya…??? Buktinya ketika kita mendapat cobaan, kita tidak seketika itu matikan hanya gara-gara mendapat cobaan itu. Ingat bahwa cobaan adalah ujian untuk naik tingkatan yang lebih tinggi derajatnya dimata Tuhan. Apa kita mampu untuk naik tingkat ataukah kita gagal dalam ujian itu, itu semua dilihat dari cara kita melewati cobaan itu. Jika kau tahu saudaraku, Allah itu menyayangi hambanya melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Buktinya saat kita lahir kita tidak meminta diberi, mata, hidung, bibir dan seluruh anggota tubuhkan…??? Tapi kenapa Allah memberi kita itu semua….??? Karena Allah begitu sangat menyayangi kita. Apa-apa yang tidak kita minta saja diberi-Nya, apalagi semua yang kita pinta kepada-Nya. Aku ingat dulu ketika duduk dibangku MAN, guruku pernah bilang bahwa. “Semua do’a itu pasti diijabah (dikabulkan) oleh Allah, jika do’a kita belum dikabulkan sekarang, maka pasti suatu saat nanti akan dikabulkan, bisa saja do’a kita dikabulkan saat itu juga, nanti atau bahkan di akhirat kelak, satu yang pasti do’a itu pasti dikabulkan-Nya. TITIK. Jika kita dapat merasakan dan mengetahui, pasti kita akan lebih memilih do’a-do’a kita dikabulkan kelak saat diakhirat kelak.” Tuhan itu maha adil saudaraku, Dia tidak memberi kita apa yang kita inginkan, tetapi memberi apa yang kita butuhkan.

Tuhan itu satu, TITIK tidak ada yang sanggup menandingi dan sanggup untuk mengugguli-Nya. Bukti Tuhan itu satu dan keberadaan Tuhan itu nyata, dapat diibaratkan dengan rasa sakit. Yaaa tatkala kita ditampar seketika itu juga kita merasakan sakit akibat tamparan itu, rasa sakit itu nyata, dan kita merasakannya. tetapi kita tidak mampu melihat bentuk atau wujud dari rasa ‘sakit’ itukan. Nah begitu juga dengan Tuhan, kita tidak mampu melihat wujud Tuhan, tetapi kita mampu merasakan kehadirannya di hati kita. Bila ada pertanyaan begini, “Aku tidak merasakan keberadaan Tuhan dihatiku.” Maka jawabanya adalah, karena hatimu dipenuhi dengan maksiat dan tertutup dengan dosa serta diselimuti dengan kabut atheisme, bagaimana kamu bisa merasakan Tuhan jika hatimu dipenuhi dengan hal-hal diatas….??? Maka langkah terbaik untuk merasakan Tuhan yaitu dengan dekat dan mendekat dengan-Nya. Mendekatkan diri kepada Allah dan meninggalkan segala larangannya. Niscahya kita kan mampu merasakan keberadaan Tuhan di hati kita. Ingat bahwa Tuhan itu lebih dekat dengan urat leher kita, itulah sebabnya tatkala kita berdo’a kita dilarang untuk mengeraskan suara atau berteriak-teriak, karena Tuhan sudah dekat dengan kita, tidak perlu berteriak, Tuhan itu mendengar kita. TITIK. Tuhan itu maha pendengar, ia tidak tidur barang sedetikpun. TITIK.

Nah itulah sedikit coretan dihari ini, semoga bermanfaat dan mampu menambah keimanan kita kepada Allah SWT, amiiiiiiiiiiiiiinnnnn………………..

One thought on “KASIH SAYANG ALLAH SWT KEPADA HAMBANYA

  1. Pingback: KASIH SAYANG ALLAH SWT KEPADA HAMBANYA | Putri Aries Safitri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s